SELAMAT DATANG

أسلام عليكم ورحمةالله... مرحبا بكم



Showing posts with label Kata-kata Indah. Show all posts
Showing posts with label Kata-kata Indah. Show all posts

Thursday, 12 November 2015

Kau Terlalu Baik

Aku hanya berkata apa yg aku bisa
Karna aku tak ingin melukaimu
Berjanji sebisa aku menepati
Karna aku takut mengecewakanmu
dan Mencintai sekuat hatiku menahan
Rasa sakit kehilanganmu
Katamu "Kau Terlalu Baik.."
Tapi ini bukan aku, hanya ketulusan cinta yg selalu ingin melakukan yg terbaik
untukmu
Mungkin, nanti kaupun akn tw
atau bahkan melakukan
Semua kebaikan ini
Dan tiada kata Terlalu baik
Hingga aku takut melukai dan terlukai
ataupun aku tak pantas untukmu
Andai terjaga, itu hanyalah alasan yg terasa menyakitkan
Bukankah kata cinta itu baik?
Lisannya nan indah
Janjinya nan suci
Jadi salahkah jika kebaikan yg ku berikan?
Namun jika memang terlalu baik.,
Haruskah ku ingkari tiap janjiku?
Membiarkanmu terajam luka hatimu,
Memilikimu dan untuk kulukai,
Agar bersamamu dpt ku raih
Tapi tiada egoku seperti itu
Jika semua ini terlalu baik
Mungkin kau tidak cukup terlalu baik untuku,
atau bahkan begitu buruk,
Bukankah Janji Tuhan
"Untukmu yg baik, maka dia pula yg baik untukmu"
»»  Read More..

Friday, 6 March 2015

Keutamaan Sholawat Nariyah

Salah satu sholawat yangg mustajab yakni Sholawat Tafrijiyah Qurthubiyah/Sholawat Nariyah.

Dalam kitab Khozinatul Asror (hlm. 179) dijelaskan, “Salah satu shalawat yang mustajab ialah Shalawat Tafrijiyah Qurthubiyah, yang disebut orang Maroko dengan Shalawat Nariyah karena jika mereka (umat Islam) mengharapkan apa yang dicita-citakan, atau ingin menolak yang tidak disukai mereka berkumpul dalam satu majelis untuk membaca shalawat nariyah ini sebanyak 4444 kali, tercapailah apa yang dikehendaki dengan cepat (bi idznillah).”

“Shalawat ini juga oleh para ahli yang tahu rahasia alam diyakini sebagai kunci gudang yang mumpuni:. .. Dan imam Dainuri memberikan komentarnya: Siapa membaca shalawat ini sehabis shalat (Fardhu) 11 kali digunakan sebagai wiridan maka rizekinya tidak akan putus, di samping mendapatkan pangkat kedudukan dan tingkatan orang kaya.”

Sholawat Nariyah adalah sebuah sholawat yang disusun oleh Syekh Nariyah. Syekh yang satu ini hidup pada jaman Nabi Muhammad sehingga termasuk salah satu sahabat nabi. Beliau lebih menekuni bidang ketauhidan. Syekh Nariyah selalu melihat kerja keras nabi dalam menyampaikan wahyu Allah, mengajarkan tentang Islam, amal saleh dan akhlaqul karimah sehingga syekh selalu berdoa kepada Allah memohon keselamatan dan kesejahteraan untuk nabi. Doa-doa yang menyertakan nabi biasa disebut sholawat dan syekh nariyah adalah salah satu penyusun sholawat nabi yang disebut sholawat nariyah.

Suatu malam syekh nariyah membaca sholawatnya sebanyak 4444 kali. Setelah membacanya, beliau mendapat karomah dari Allah. Maka dalam suatu majelis beliau mendekati Nabi Muhammad dan minta dimasukan surga pertama kali bersama nabi. Dan Nabi pun mengiyakan. Ada seseorang sahabat yang cemburu dan lantas minta didoakan yang sama seperti syekh nariyah. Namun nabi mengatakan tidak bisa karena syekh nariyah sudah minta terlebih dahulu.

Mengapa sahabat itu ditolak nabi? dan justru syekh nariyah yang bisa? Para sahabat itu tidak mengetahui mengenai amalan yang setiap malam diamalkan oleh syekh nariyah yaitu mendoakan keselamatan dan kesejahteraan nabinya. Orang yang mendoakan Nabi Muhammad pada hakekatnya adalah mendoakan untuk dirinya sendiri karena Allah sudah menjamin nabi-nabiNya sehingga doa itu akan berbalik kepada si pengamalnya dengan keberkahan yang sangat kuat.
Jadi nabi berperan sebagai wasilah yang bisa melancarkan doa umat yang bersholawat kepadanya. Inilah salah satu rahasia doa/sholawat yang tidak banyak orang tahu sehingga banyak yang bertanya kenapa nabi malah didoakan umatnya? untuk itulah jika kita berdoa kepada Allah jangan lupa terlebih dahulu bersholawat kepada Nabi SAW karena doa kita akan lebih terkabul daripada tidak berwasilah melalui bersholawat.
Inilah riwayat singkat sholawat nariyah. Hingga kini banyak orang yang mengamalkan sholawat ini, tak lain karena meniru yang dilakukan syekh nariyah. Dan ada baiknya sholawat ini dibaca 4444 kali karena syekh nariyah memperoleh karomah setelah membaca 4444 kali. Jadi jumlah amalan itu tak lebih dari itba’ (mengikuti) ajaran syekh.
Agar bermanfaat, membacanya harus disertai keyakinan yang kuat, sebab Allah itu berada dalam prasangka hambanya. Inilah pentingnya punya pemikiran yang positif agar doa kita pun terkabul. Meski kita berdoa tapi tidak yakin (pikiran negatif) maka bisa dipastikan doanya tertolak.

Inilah bacaan sholawat nariyah yang terkenal itu :
“أللّهُمَّ صَلِّ صَلَاةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلَامًا تَامًّا عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ الّذِي تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضَى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ فِيْ كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ”
ALLOOHUMA SHOLLI SHOLAATAN KAAMILATAN WASALLIM SALAMAN TAAMAN 'ALLA SYAYYIDDINA MUHAMMADINIIL LADZII TANHALLU BIHHIL ‘UQODUU. WATAN FARIJU BIHHIL QUROBUU WATUUKDHO BIHHIL HAWAA IJU WATUNAALU BIHHI ROGHO IBU WAKH-HUSNUUL KHOMWATIMI WAYUS TASQOL GHOMAAMU BIWAJ HIHHIL KARIMI WA ALAA AALIHII WASHOH BIHHI FIKULLI LAMHATIN. WANA FASIN BI'ADADI KULLI MA’LUM MILLAK.
Artinya :
“Ya Allah Tuhan Kami, limpahkanlah kesejahteraan dan keselamatan yang sempurna atas junjungan kami Nabi Muhammad SAW. Semoga terurai dengan berkahnya segala macam buhulan/ikatan, dilepaskan/ lenyap dari segala kesusahan, ditunaikan/ dikabulkan segala macam hajat, tercapai segala keinginan dan khusnul khotimah, dicurahkan hujan rahmat dengan berkah pribadinya yang mulia/yang pemurah. Kesejahteraan dan keselamatan yang sempurna itu, semoga Engkau limpahkan juga kepada para keluarga dan sahabatnya setiap kedipan mata dan hembusan nafas, bahkan sebanyak pengetahuan/ ilmu Engkau, Ya Alloh Tuhan semesta alam”

Dalam kitab terjemahan Afdhal al Salawat ‘ala Sayyid as Sadat karangan Yusuf bin Ismail an Nabhani (diterjemahkan oleh Muzammal Noer dengan judul Bershalawat untuk mendapat keberkahan hidup, dengan penerbit Mitra Pustaka, Cetakan I Desember 2003 hal 302), Imam Ad Dinawari berkata : Siapa saja membaca shalawat setiap selesai sholat sebanyak 11 kali dan ia menjadikannya sebagai bacaan rutin maka rizkinya tidak akan pernah putus dan ia mendapatkan derajat yang tinggi.
Diriwayatkan juga Rasulullah di alam barzakh mendengar bacaan shalawat dan salam dan dia akan menjawabnya sesuai jawaban yang terkait dari salam dan shalawat tadi. Seperti tersebut dalam hadits, beliau bersabda: Hidupku, juga matiku, lebih baik dari kalian. Kalian membicarakan dan juga dibicarakan, amal­amal kalian disampaikan kepadaku, jika saya tahu amal itu baik, aku memujii Allah, tetapi kalau buruk aku mintakan ampun kepada Allah. Hadits riwayat al-Hafizh Ismail al­Qadhi, dalam bab Shalawat ‘ala an-Nary. Imam Haitami menyebutkan dalam kitab Majma' az-Zawaid, ia menganggap shahih hadits di atas.
Hal ini jelas bahwa Rasulullah memintakan ampun umatnya di alam barzakh. Istighfar adalah doa, dan doa untuk umatnya pasti bermanfaat. Ada lagi hadits lain: Rasulullah bersabda: Tidak seorang pun yang memberi salam kepadaku kecuali Allah akan menyampaikan kepada ruhku sehingga aku bisa mennjawab salam itu. (HR Abu Dawud dari Abu Hurairah. Ada di kitab Imam an-Nawawi, dan sanadnya shahih).
Rasulullah SAW juga pernah bersabda: Siapa membaca shalawat untukku, Allah akan membalasnya 10 kebaikan, diampuni 10 dosanya, dan ditambah 10 derajat baginya
Keutamaan Membaca Sholawat
Allah SWT berfirman:
Sesungguhnya Allah dan Malaikat-Nya bershalawat kepada Nabi. Wahai orang-orang yang beriman bershalawat salamlah kepadanya. (QS Al-Ahzab 33: 56)
Shalawat dari Allah berarti rahmat. Bila shalawat itu dari Malaikat atau manusia maka yang dimaksud adalah doa.
Sementara salam adalah keselamatan dari marabahaya dan kekurangan.
Tidak ada keraguan bahwa membaca shalawat dan salam adalah bagian dari pernghormatan (tahiyyah), maka ketika kita diperintah oleh Allah untuk membaca shalawat -yang artinya mendoakan Nabi Muhammad- maka wajib atas Nabi Muhammad melakukan hal yang sama yaitu mendoakan kepada orang yang membaca shalawat kepadanya. Karena hal ini merupakan ketetapan dari ayat:
Maka lakukanlah penghormatan dengan penghormatan yang lebih baik atau kembalikanlah penghormatan itu. (QS. An Nisa’: 86)
Doa dari Nabi inilah yang dinamakan dengan syafaat. Semua ulama telah sepakat bahwa doa nabi itu tidak akan ditolak oleh Allah. Maka tentunya Allah akan menerima Syafaat beliau kepada setiap orang yang membaca shalawat kepadanya.
Banyak sekali hadits yang menjelaskan keutamaan membaca shalawat kepada Nabi. Diantaranya:
Barangsiapa berdoa (menulis) shalawat kepadaku dalam sebuah buku maka para malaikat selalu memohonkan ampun kepada Allah pada orang itu selama namaku masih tertulis dalam buku itu.
Barangsiapa yang ingin merasa bahagia ketika berjumpa dengan Allah dan Allah ridlo kepadanya, maka hendaknya ia banyak membaca shalawat kepadaku (Nabi).
Barangsipa membaca shalawat kepadaku di waktu hidupnya maka Allah memerintahkan semua makhluk-Nya memohonkan maaf kepadanya setelah wafatnya.
Mereka yang berkumpul (di suatu majlis) lalu berpisah dengan tanpa dzikir kepada Allah dan membaca shalawat kepada nabi, maka mereka seperti membawa sesuatu yang lebih buruk dari bangkai.
Para ulama sepakat (ittifaq) diperbolehkannya menambahkan lafadz 'sayyidina' yang artinya tuan kita, sebelum lafadz Muhammad. Namun mengenai yang lebih afdhol antara menambahkan lafadz sayyidina dan tidak menambahkannya para ulama berbeda pendapat.
Syeikh Ibrahim Al-Bajuri dan Syeik Ibnu Abdis Salam lebih memilih bahwa menambahkan lafadz sayyidina itu hukumnya lebih utama, dan beliau menyebutkan bagian ini melakukan adab atau etika kepada Nabi. Beliau berpijak bahwa melakukan adab itu hukumnya lebih utama dari pada melakukan perintah (muruatul adab afdholu minal imtitsal) dan ada dua hadits yang menguatkan ini.
Yaitu hadits yang menceritakan sahabat Abu Bakar ketika diperintah oleh Rasulullah mengganti tempatnya menjadi imam shalat subuh, dan ia tidak mematuhinya. Abu bakar berkata:
Tidak sepantasnya bagi Abu Quhafah (nama lain dari Abu Bakar) untuk maju di depan Rasulullah.
Yang kedua, yaitu hadits yang menceritakan bahwa sahabat Ali tidak mau menghapus nama Rasulullah dari lembara Perjanjian Hudaibiyah. Setelah hal itu diperintahkan Nabi, Ali berkata
Saya tidak akan menghapus namamu selamanya.
Kedua hadits ini disebutkan dalam kitab Shahih Bukhori dan Muslim.Taqrir (penetapan) yang dilakukan oleh Nabi pada ketidakpatuhan sahabat Abu Bakar dan ali yang dilakukan karena melakukan adab dan tatakrama ini menunjukkan atas keunggulan hal itu.
Rasulullah SAW bersabda:
Hadits Ibnu Mundah dari Jabir, ia mengatakan: Rasulullah SAW bersabda: Siapa membaca shalawat kepadaku 100 kali maka Allah akan mengijabahi 100 kali hajatnya; 70 hajatnya di akhirat, dan 30 di dunia. Sampai kata-kata … dan hadits Rasulullah yang mengatakan: Perbanyaklah shalawat kepadaku karena dapat memecahkan masalah dan menghilangkan kesedihan. Demikian seperti tertuang dalam kitab an-Nuzhah.
Rasulullah di alam barzakh mendengar bacaan shalawat dan salam dan dia akan menjawabnya sesuai jawaban yang terkait dari salam dan shalawat tadi. Seperti tersebut dalam hadits. Rasulullah SAW bersabda: Hidupku, juga matiku, lebih baik dari kalian. Kalian membicarakan dan juga dibicarakan, amal-amal kalian disampaikan kepadaku; jika saya tahu amal itu baik, aku memuji Allah, tetapi kalau buruk aku mintakan ampun kepada Allah. (Hadits riwayat Al-hafizh Ismail Al-Qadhi, dalam bab shalawat ‘ala an-Nabi).
Imam Haitami dalam kitab Majma’ az-Zawaid meyakini bahwa hadits di atas adalah shahih. Hal ini jelas bahwa Rasulullah memintakan ampun umatnya (istighfar) di alam barzakh. Istighfar adalah doa, dan doa Rasul untuk umatnya pasti bermanfaat.
Ada lagi hadits lain. Rasulullah bersabda: Tidak seorang pun yang memberi salam kepadaku kecuali Allah akan menyampaikan kepada ruhku sehingga aku bisa menjawab salam itu. (HR. Abu Dawud dari Abu Hurairah. Ada di kitab Imam an-Nawawi, dan sanadnya shahih)

Wallohu'alam
»»  Read More..

Thursday, 5 March 2015

Indahnya Saling Berbagi


*Indahnya Kebersamaan*
Kehidupan yg semakin carut marut ini, diperlukan adanya sdr/sahabat yg saling mengingatkan dalam kebenaran & kesabaran.

Dalam mengingatkan bukan pemaksaan, namun memberi contoh & mengajak untuk diri & sekitarnya menjadi lebih baik, dengan pribadi yang penuh kasih sayang untuk....

Membina, bukan menghina.
Mengobati, bukan melukai.
Mengukuhkan, bukan meruntuhkan.
Menguatkan, bukan melemahkan.
Mengajak, bukan mengejek.
Menyejukkan, bukan memojokkan.
Mengajar, bukan menghajar.
Menasehati, bukan mencaci maki.
Merengkuh, bukan menuduh.
Bersabar, bukan gusar.
Argumentative, bukan provokatif.
Bergerak cepat, bukan sibuk berdebat.
Realistis, bukan fantastis.
Menawarkan solusi, bukan mengumbar janji.
Berlomba dalam kebaikan, bukan berlomba saling menjatuhkan.

Mari kita perbaiki diri & sekitarnya menjadi pribadi yg lebih baik.
Semoga Alloh senantiasa memberi petunjuk jalan yg lurus, melindungi kita, membarokahi & meridhoi kita, aamiin

Semoga Bermanfaat.
»»  Read More..

Wednesday, 4 March 2015

Dakwah Walisongo


Wasiat Kanjeng Sunan Kalijaga dalam kitabnya :

“Yen wis tibo titiwancine kali-kali ilang kedunge, pasar ilang kumandange, wong wadon ilang wirange mangka enggal – enggala tapa lelana njlajah desa milang kori patang sasi aja ngasik balik yen durung olih pituduh (hidayah) saka gusti Allah”

Artinya kurang lebih :
“jika sudah tiba zamannya dimana sungai2 hilang kedalamannya (banyak org yg berilmu yg tdk amalkan ilmunya), pasar hilang gaungnya (pasar org beriman adalah masjid, jika masjid2 tak ada adzan, wanita2 hilang malunya (tdk tutup aurat dsb) maka cepat2lah kalian keluar 4 bulan dari desa ke desa (dari kampong ke kampong) dari pintu ke pintu (dari rumah ke rumah utk dakwah) jgnlah pulang sebelum mendapat hidayah dr Allah SWT”

Kalau kita buat dakwah berpegang dengan azas dakwah ini maka dakwah kita akan mirip dengan dakwah Nabi dan sahabat sehingga akan menjadi asbab hidayah keseluruh alam

Azas dakwah walisongo ada 10 :

» sugih tanpa banda (kaya tanpa hanya)
artinya : jgn yakin pada harta….kebagahiaan dlm agama, dakwah jgn bergantung dgn harta

» ngluruk tanpa bala (menyerbu tanpa banyak orang/tentara)
artinya : jgn yakin dgn banyaknya jumlah kita,…..yakin dgn pertolongan Allah

» menang tanpa ngasorake (menang/unggul tanpa merendahkan orang)
artinya : dakwah jgn menganggap hina musuh2 kita….kita pasti unggul tapi jgn merendahkan org lain (jgn sombong)

» mulya tanpa punggawa (mulia tanpa anak buah)
artinya : kemuliaan hanya dalam iman dan amalan agama bkn dgn bnyknya pengikut

» mletik tanpa sutang (melompat jauh tanpa tanpa galah/tongkat panjang)
artinya : niat utk dakwah keseluruh alam, Allah yg berangkatkan kita bukan asbab2 dunia spt harta dsb…

» mabur tanpa lar (terbang tanpa sayap)
artinya : kita bergerak jumpa umat…dari orang2 ke orang…. jumpa ke rumah2 mereka ..

» digdaya tanpa aji-aji (sakti tanpa ilmu2 kedigdayaan)
Artinya : kita dakwah, Allah akan Bantu (jika kalian Bantu agama Allah, maka pasti Allah akan tolong kalian dan Allah akan menangkan kalian)

» Menang tanpa tanding (menang tanpa berperang)
Artinya : dakwah dgn hikmah, kata2 yg sopan, ahlaq yg mulia dan doa menangis2 pada Allah agar umat yg kita jumpai dan umat seluruh alam dapat hidayah….bukan dgn kekerasan….
nabi saw bersabda yg maknanya kurang lebih : ‘Haram memerangi suatu kaum sebelum kalian berdakwah (berdakwah dgn hikmah) kpd mereka”

» kuncara tanpa wara-wara (menyebar/terkenal tanpa gembar-gembor/iklan2 dsb)
Artinya : bergerak terus jumpa umat, tdk perlu disiar2kan atau di umum2kan

» kalimasada senjatane ( senjatanya kalimat iman (syahadat)
Artinya : selalu mendakwahkan kalimat iman, mengajak umat pada iman dan amal salih….
Wallahu a'lam, Semoga Bermanfaat..
Sumber: http://sholawatan-harlen-geovanov.blogspot.com/?m=1
»»  Read More..

Thursday, 26 February 2015

Philosophy

To love rightly is to love what is orderly and beautiful in an educated and disciplined way. #Plato
»»  Read More..

Wednesday, 11 February 2015

"Barakah"

Barokah berasal dari bahasa Arab baaroka بارك يبارك مباركا ومباركتا, yang secara bahasa (etimologi) berarti semakin bertambahnya kebaikan atau manfa’at (ziyadatu al-khoiri awi al-naf’i). menurut kamus al-Muhith, barokah berawal dari arti kata bergerak, tumbuh;berkembang; dan bahagia. Dari sini, para ulama kemudian mendefinisikan barokah sebagai “bertambahnya manfa’at dan kebaikan dalam setiap hal yang kita lakukan waktu demi waktu”. Ada juga yang mengartikan barokah sebagai kebaikan belimpah yang diberikan oleh Allah kepada siapa saja yang dikehendakinya. Barokah juga dapat diartikan sebagai kepeka’an untuk selalu bersikap baik dan benar.

Menurut Ibnu Qayyim al-Jauziyah, barokah adalah semakin dekatnya kita kepada Allah. Pengertian ini amat dipegang teguh oleh ulama terutama di Indonesia. Jika ada seseorang berkata “Semoga Allah memberkatimu” maka yang dimaksud adalah semoga Allah selalu mendatangkan kebaikan dan manfa’at bagianda sehingga anda semakin dekat kepadaNya.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), barokah atau berkah diartikan sebaagai : “Karunia Tuhan yang mendatangkan kebaikan bagi kehidupan manusia, atau doa restu dan pengaruh baik yang mendatangkan selamat serta bahagia dari orang yang dihormati atau dianggap suci (keramat), seperti berbakti kepada guru, orang tua, atau pemuka agama”.

Sedangkan dalam kitab Riyadlus Shalihin dijelaskan, bahwa barokah adalah : “Sesuatu yang dapat menambah kebaikan kepada sesama, ziyadat al-khair ‘ala al-ghair.” Pengertian ini sangat umum dan fleksibel, tergantung penafsiran kita dan konteks yang dihadapi. Bila dikaitkan dengan ilmu dan guru, maka yang dimaksud adalah bertambahnya ilmu disertai doa restu guru dan pengaruh baik serta kebahagia’an yang datang setelah kita belajar. Jika dikaitkan dengan harta, maka yang dimaksud ialah harta yang menyebabakan seseorang yang mempergunakanya memperoleh ketenangan dan ketentraman jiwa, sehingga mampu mendorong berbuat kebaikan kepada sesama.

Sedangkan menurut Prof. Shobah Ali Al-Bayati seorang cendekiawan Muslim Irak, mengartikan barokah sebagai “energi positif” yang luar biasa dahsyatnya, yang terpancar ketika seseorang berhubungan dengan sesuatu, tentunya atas izin Allah SWT. Wujud dari Barokah

Habib Lutfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya memiliki tamsil yang cukup menarik tentang barokah. Menurut beliau, barokah itu seperti garam. Garam adalah bumbu masakyang pengguna’anya hanya sedikit diantara bumbu-bumbu yang lain. Meski sedikit, bumbu tersebut sangat bermanfa’at dan sangat dibutuhkan. Sebab, masakan tanpa garam rasanya pasti hambar. Begitupun hidup kita, akan terasa hambar tanpa unsur-unsur barokah. Artinya, sesuatu yang barokah ialah segala hal yang membuahkan kebaikan dan manfa’at bagi diri kita, agama kita, dan seterusnya. Semakin bertambahnya kebaikan dan manfa’at bias berbentuk ibadah yang semakin rajin, bergunanya ilmu yang dimiliki, datangnya rizki yang halal, bertambahnya kesabaran, semakin baiknya perilaku dan ucapan, semakin kuatnya iman dan Islam, dan segala bentuk kebaikan dan manfa’at yang tak terhitunh jumlahnya. Mnafa’at dari barokah memang tidak bisa dirasakan seketika dan secara kasat mata. Ia bisa dirasa tapi tidak bisa diraba.

Ketenangan, kedamaian, ketentraman, ketabahan, ketegaran, dan keberhasilan hidup adalh sesuatu yang selalu menyertai hidup yang berbarokah. Tapi perlu dicatat, kehidupan yang disetai barokah bukan berarti tanpa masakah. Problematika hidup pasti selalu ada menyertai kehidupan manusia. Banyaknya masalah bukan berarti hidup tak barokah. Coba liat bagaimana kehidupan Rasulullah dan para sahabat. Masalah-masalah yang mereka hadapi tidaklah kalah banyak, atau bahkan jauh labuh banyak dan jauh lebuh berat, dari pada yang kita hadapi sekarang. Namun mereka bias menghadapinya secara dewasa, tegar, sabar, tenang, dan tawakkal. Semua ujian dan coba’an dijadikan sarana pembelajarasn mental agar tumbuh lebih matangdan lebih dewasa. Buktinya, setelah ujian itu berlalu, Nabi dan para sahabat bias hidup sukses dunia akhirat, sehingga manfa’at perjuangan mereka dapat kita rasakan hingga sa’at ini. Itulah hidup yang berbarokah.

Kepercaya’an akan adanya unsur barokah alam setiap hal, akan mendorong seseorang untuk selalu berbuat dan berperilaku baik, meskipun tampaknya tidak menguntungkan secara materiil. Keyakinan itu juga akan menjadikanya menghindar dari perbuatan jahat, meskipun perbuatan itu secara lahir menguntungkan. Sikap inilah yang dipraktehhan Rasulullah, para sahabat, dan para tabi’in di masa awal Islam. Jadi, barokah berfungsi memberi “ruh” atau esensi pada semua perbuatan manusia. Karna itu, ada dan tidaknya barokah sangat tergantug pada benar dan tidaknya perilaku kita.Semakin baik perilaku kita, berarti semakin banyak barokah didalamnya. Begitu juga sebaliknya. Intinya, barokah menentukan keberhasilan yang hakiki dari sebuah pekerja’an, bauk terjadi seketika atau dalam waktu yang lama. Inilah kadang yang sering disalah mengerti oleh kalangan rasionalis, yang selalu mengukur segala sesuatu dengan materi atau hal-hal yang bersifat fisik saja. Padahal dalam kehidupan ini, banyak hal yang bersidat non fisik yang sebenarnya menjadi esensi dari segala sesuatu. Itulkah yang disebut nilai. Nilai, arti, manfa’at, atau makna, adalah sesuatu yang bersiafat abstrak.

Nilai-nilai yang abstrak itulah yang disebut barokah. Kebaikan, kejujuran, kemnfa’atan, keta’atan bahkan pahala, adalah buah dari barokah. Semakin barokah kehidupan seseorang semakin baik pula perilkunya, semkain jujur ucapanya, semakin bermanfa’at perbuatanya, semakin ta’at kehidupan sepiritualitasnya, semakin besar pahala yang diperolehnya, sehiongga semakin mendekatkan dirinya kepada Allah SWT. Inilah fungsi utama barokah, sebagamana dimaksudkan oluh Ibnu Qayim al-Jauziyah. Kesimpulan Barokah meliputi semua spektrum kehidupan manusia. Ia adlah karunia yang abstrak, dapat dirasa tapi tidak dapat diraba. Ia adalah pertumbuhan dan peningkatan kualitratif yang tidak bias dikalkulasi dengan hitungan matematis, apalgi diukur dengan materi (uang, kekaya’an, jabatan, dll.). Barokah juga dapat diperoleh kapn dan dimana saja. Segala sesuatu dilangit dan di bumi yang mengandung hikmah dan kebaikan pasti berbarokah. Seluruh jagat raya adalah ayat-ayat Allah yang penuh dengan berkah. Tergantung manusia bagaimana memanfa’atkanya.WaAllahu a’alam bi al-Showab….

Semoga Bermafaat.... 
»»  Read More..

Thursday, 27 November 2014

Huft..

Tak bermakna.. Sebongkah kata dengan kerutan kening .. Memelas.. Bermohon.. Pada kelam yang semakin menjebak.. terhempas di kepungan perih dan tusukan bagai seribu bahkan lebih mennancap tiada henti.. tekapar lemah.. tak ada cahaya..tak ada hardikan yang terdengar.. juga tak ada kerlingan mata yang ingin kutatap karna indahnya yang membuatku slalu ingin menatapnya.. akupun tersudut lagi.. 
»»  Read More..

Monday, 21 April 2014

#Sendiri

Tanpa Kawan Penenang Angan 

Tanpa Lawan Penjebak Amarah 

Terbayang Dalam Sandiwara Pikiran 

Akan Asa Yang Melayang
»»  Read More..

Saturday, 8 March 2014

Kelanggengan Cinta (KH. Maimoen Zubair - Rembang)

Jika Willy Surendra, menulis dalam puisinya “Dalam kalbu yang murni, usia cinta lebih panjang dari usia percintaan”, maka, Mbah Mun memberikan penjelasan dari sudut pandang yang lain tentang kelanggengan cinta.
Pernikahan adalah ibadah. Ibadah yang persyariatannya telah dimulai sejak manusia pertama, Nabiyullah Adam As. dengan Siti Hawa. Allah sendiri yang menjadi wali Siti Hawa dalam pernikahan pertama manusia ini. Setiap Nabi dan Rasul juga diperintah oleh Allah Ta’ala untuk menikah - bahkan, Nabi Isa As. kelak akan kembali turun ke bumi untuk melakukan pernikahan. Syariat pernikahan lalu disempurnakan melalui risalah yang dibawa Rasulullah, dan akan terus langgeng hingga di surga.
Pernikahan menjadi contoh suatu ibadah yang mengandung dua unsur sekaligus, unsur lahir hingga batin, sejak dunia hingga akhirat. Dengan demikian, berbeda dengan ibadah yang lain, legitimasi syariat pernikahan tidak mengenal tanggal kadaluarsa. Usianya bahkan lebih panjang daripada usia sejarah manusia di muka bumi.
Terdapat begitu banyak petunjuk Ilahiyah dan Nubuwiyah bagi kita untuk memahami bahwa Islam meletakkan pernikahan sebagai sesuatu yang sakral dan sangat mulia. Dengan menikah seseorang berusaha untuk menyempurnakan separuh agamanya.
Al-Quran memberi tuntunan bahwa pernikahan merupakan mitsaqan ghalidza, ikatan yang sangat kuat. Al-Imam al-Bulqini menyatakan dalam at-Tadrib: “Tak ada akad penghambaan atau ibadah yang membandingi akad pernikahan setelah akad keimanan.”
Tiap-tiap pasangan semestinya berusaha agar perjodohan mereka langgeng. Baik laki-laki dan perempuan memiliki persamaan, yaitu dalam asal penciptaan sebagai manusia dan sama sebagai hamba Allah, serta sama dalam hak-hak kewargaan mereka dalam masyarakat dan negara. Persamaan-persamaan semacam ini mesti senantiasa diingat mengiringi kenyataan bahwa antara laki-laki dan perempuan terdapat perbedaan, baik yang secara kodrati maupun akibat dari proses kebudayaan. Persamaan dan perbedaan itu mesti dikelola dengan sepenuh pemahaman dan kesadaran. Karena laki-laki dan perempuan sama maka tak perlu “dibeda-bedakan”. Karena laki-laki dan perempuan juga memiliki perbedaan, sehingga tak perlu “disama-samakan”. Membeda-bedakan dan menyama-nyamakan secara berlebihan biasanya lahir karena sikap terlalu menuntut.
Karena itulah, dalam pernikahan, saling memahami posisi masing-masing merupakan tugas bersama. Yang sangat perlu dipahami oleh suami-istri ialah senantiasa memelihara keseimbangan antara hak dan kewajiban masing-masing. Ini dilakukan dengan kebersamaan, dan rasa kasih sayang.
Sebaik-baiknya perhiasan adalah istri yang shalehah, sebaik-baik harta adalah anak yang shaleh-shalehah pula. Inilah kenikmatan akhirat yang kelak akan dialami keluarga mukmin. Mereka yang telah berkakek-nenek dan beranak-cucu pasti akan merasakan kebahagiaan yang luar biasa indahnya manakala seluruh keluarga berkumpul, seperti ketika hari raya. Maka, kenikmatan serupa yang kelak dianugerahkan di surga oleh Allah Ta’ala dengan derajat yang berkali-kali lipat.
Boleh-boleh saja mengharap di surga akan ditemani bidadari atau bidadara. Tapi jika dibandingkan dengan kenikmatan  bersama keluarga besar, bidadari dan bidadara itu nikmatnya seperti snack saja. (Disarikan dari dawuh KH. Maimun Zubair dalam buku “Nasehat Pernikahan, 9 Guru” Kado dari Mas Nabil Haroen dan Mbak Nina).
 
»»  Read More..

Saturday, 23 November 2013

Lupakan

Jalanilah hidupmu...
Seperti saat kau belum mengenalku,
Agar engkau terbebas dari beban ini,
Aku tak ingin kau terkurung
Dalam lingkaran penyesalan,

Kini kau bebas..
Bebas menentukan langkahmu,
Kemanapun arah yang kau mau,
Aku tak akan lagi mengusik hidupmu,

Kalau memang semua itu akan kau simpan,
Usahakanlah jangan kau kenang,
Biarlah semua menjadi cerita usang,
Yang terkubur di masa lalu,

Lupakanlah aku....
Sambutlah hari barumu,
Lukislah bintang pada senja temarammu,
Hingga malam menjemputmu penuh kebahagiaaan,



#KPC
»»  Read More..

Friday, 8 November 2013

Sabda Cinta ™Kerinduan

Demi malam ketika rasa sepi memagut resah bintang pada bulan..
biarkan lelaki ini terus memanggil-manggil dikejauhan langit..
menatap kosong penuh peluh dengan hembus nafas tersesak,,
dan menggigil dingin tersapu angin bersahutan dalam rinai hujan,,
baru beberapa saat rasana senja berarak tak kian berpamitan,,
fajar tak juga membawa embun pada belaian pagi,, dan baru saja kemaren dekapan terasa hangat,,
menyentuh pucuk–pucuk asmara,, merengkuh ku dalam genggaman cinta,, semakin hari pun sendu mengikis waktu diperasingan langkah,, merantai tangan dengan duri keindahan mawar yang tak terjamah,,
lalu memenjarakan jiwa dalam gelora kerinduan yang bersenandung,,
aku lelah mencumbui kerinduan ini, sayank… seringnya aku lewatkan lelap mengurai benang harap,,
agar engkau lekas kembali saat aku terjaga,,
Ingin ku gulir waktu,, agar segera ku usap wajahmu;  membelaimu,, membiarkan mu bersandar di dada ini.. mengurai resah dan gelisah oleh kusamnya waktu,, berbagi kasih dan cinta yang membelah jiwa,, merasakan desah nafas dan detak jantungmu,, lalu aku bisikan perlahan di telingamu,, Keindahan teratai yang tumbuh di tengah danau jiwa kita,, Juga bahagia hari esok yang ingin kita lewati.. Tentang cita-cita dan impian,, tentang besarnya cinta ku untukmu,,


aku yang tak bisa jauh dari mu

HAMUZA
»»  Read More..

Rinduku Mendalam

Ketika senja gantikan malam..
Ku terdiam di bawah langit hitam kelam..

Dalam kesunyian..
Ku rasakan rindu yang mendalam..

Wahai kasihku sayang..
Aku harap kau datang..
Temani aku dalam malam yang panjang..
Tuk menyambut indahnya siang..

Rindu yang mendalam
Terbuai dalam hati yang paling dalam..
Hanya ingin berjumpa denganmu kasihku sayang..
»»  Read More..

Monday, 15 July 2013

Atas Cinta


bagai awan berhias pelangi
terlihat indah penyejuk hati
menatap taman berhias melati
sekuntum untukmu pujaan hati

cinta mengenal dari segala kemesraan
cinta indah saat kita mengenal kesetiaan
darah dan nanah sanggup tukku korbankan
meski nyawakan hilang namun cintakan-ku perjuangkan

Selimutilah kasìh sayang ku ini dengan puing cinta
dekaplah erat dan bisikan bibir ditelinga kata cinta
membelai pipih sebagai rayuan asmara
berjanjilah pada cinta bahwa kita harus saling setia

Jika cinta itu menyakitkan namun engkau selulu buat-ku bahagia
jika cinta itu luka namun engkau selalu penyembuh duka
cinta selalu buat keindahan-keindahan yang terlihat nyata
dan cinta menyimpan beribu keistimewaan dan makna

Dekaplah aku saat aku merindu mu
peluk aku sebagai tanda kasìh sayang mu
selimuti aku tuk menambah kehangatan tubuhku
tidurlah disaat lelah dan jadikan semua mimpi indah mu..

#KPC
»»  Read More..

Sunday, 30 June 2013

Buaian Hati..?

apa kabar hati.. masihkah sebening embun,, merunduk tawadhu di pucuk daun.. masihkah setegar karang,, berdiri kokoh menghadapi gelombang badai ujian..
»»  Read More..

Buaian Malam..?

apa kabar malam..masihkah kehangatan mendekap jiwa menyuguhkan buaian penghilang penat..masihkah menyenangkan, saat mimpi - mimpi indah dihantarkan..
»»  Read More..

Monday, 6 May 2013

Terlalu Sungguh

Terlalu indah malam ini
Untuk ku jamu sendiri
Tanpa ada bayanganmu
Kekasih....

Terlalu manis mimpi yang terlewati
Saat kuncup mawar kau beri
Untuk ku kecup.

Terlalu masghul hati ini
Menatap kesunyian malam
Tanpa rasa acuh
Yang kau pasrahkan.

Terlalu lama waktu ini berlalu
Sampai tak sabar menunggu pagi
Untuk dapat bersua denganmu

Menceritakan tentang mimpi
Tentang indahnya cintamu
Ma'af, bila aku hanya dapat bercerita

Tentang kisah cinta semu.
Yang kau dan aku perankan.
Pada tiap bait syairku.
»»  Read More..

Friday, 12 April 2013

Cinta ™Beri Pelajaran Indah Bagi ku


Cinta,, tak ada habisnya kau diperbincangkan.
Cinta,, kau begitu agung
terbukti dengan banyaknya status tentangmu dibanding yang lain.
kau hadir pada setiap hati, melekat dan tak pernah pergi..
kau anugrah..
kau resah..
kau gelisah..

kali ini cinta telah mendidikku. . .
kali ini cinta telah banyak mengajarkan ku. . .

Cinta mendidikku agar lebih sabar. .yah sabar,suatu hal yg harus diterima meski hati tak mau..
Cinta mendidikku untuk ikhlas.. merelakan yang ku cintai pergi bgtu saja dalam sekejap. .ikhlas kah?
sementara penantian begitu lama_
sementara pengorbanan begitu besar_
sementara harapan mu begitu tinggi untuk cinta
dan akhirny harus kehilagan cinta

Cinta mendidikku untuk tegar.
jagan patah,, teruslah berdiri..
jangan lemah,, truslah melangkah.
jangan pasrah,karena sang pemilik cinta akan marah..
jangan putus asa karena kau akan terbiasa untuk proses menjadi dewasa.

Cinta mendidik ku untuk memilih yang terbaik.

air mata,
canda tawa,
emosi,kesbran,
andil orang tua,
pihak ketiga,
teman, dan kau sayang..
Terimakasih telah mendidikku lewat CINTA..

»»  Read More..

Mencari Ketenangan

jika air mata bisa menghapus segala masalah
Aku akan menangis hingga kering air mata ini.
jika tawa bisa menghapus luka..
aku akan terpingkal-pingkal melakukany.a
jika kerasnya suara bisa mengurangi resah ini 
Aku akan teriak sekencang - kencangnya.. 
Aku tau hidup ini pilihan. 

kadang Tuhan punya rencana yang indah..
Kadang apa yang kita ingin tak sesuai dengan kenyataan..
Aku hanya bisa berencana,,
Engkau yang berhak merubah rencnaku,
atau rencanaku Engkau penuhi..
aku hanya minta yang terbaik, aku hanya minta pilihanku.

Apa ini proses dari pendwasaan?
apa ini yang disebut aku harus belajar untuk lebih bersabar?
apa ini pelajaran hidup yang ku dapat,, ap ini?
degan menyebut nama Mu,,
Bismillah aku akan melangkah mencari penawar kegelisahan..

By:I_S
»»  Read More..

Thursday, 21 February 2013

Dalam Resah

Lamaku telah terpaku dalam kebisuan
Berkecamuk pedih membahana lara
Akan terlonjaknya gelora rasa
Dari dalam kalbu ketika hadirmu
Berlalu tanpa sepatah kata

Bertahta sudah resahku
Selaksa kukuh menghuni
Di dalam singgah sana ketika hening
Mencoba menguraikan suratan
Pada lembar yang telah tertulis

Tergoyah hilang… Akal... Cipta... Rasaku
Hingga terombang-ambing tak ber tepi
Dalam luasnya samudera yang keruh
Bercampur air mata seorang kasih
Akan goresan lukanya

Meskipun kerap ter tuang asa
Dalam sajak pedih namun tak jemu
Resahku mengaksarakannya meski
Derap harap pun kian hilang ditelan waktu…
»»  Read More..

Sunday, 6 January 2013

Diam

Harus ku mulai dari mana
Kala hati semakin merana
Sementara sepi kian memaksa
Dia berkata; Aku harus berbicara

Beribu puisi telah aku rangkai
Beribu sajak telah aku urai
Mewakili hati yang sepi
Mewakili jiwa yang nyeri

Sementara siang kian meradang
Sebentar lagi berubah petang
Aku masih saja terdiam
Dengan pemikiran yang merajam

Sementara sepi kian memaksa
Agar aku lekas berbicara
Dan lantang dalam bersuara
Selayak hidup dalam dunia

Namun apalah daya
Aku bisu, Aku bungkam
Aku tetap diam
Dan mungkin selamanya diam
»»  Read More..
Blogger Gadgets